Home home Every Mother is A Hero

Every Mother is A Hero

312
0

Suatu hari Thomas Alfa Edison pulang sekolah sambil membawa secarik kertas dari gurunya.  Lalu berkata, “Bu guru memberiku kertas ini dan memintaku untuk hanya  memberikan kertas ini kepadamu.”

Ibunya membaca secarik kertas tersebut sambil terisak. Lalu membacakannya keras-keras pada Thomas.

“Anak anda itu seorang yg JENIUS. Sekolah kami tidak mampu mengimbangi kejeniusannya. Tolong bimbing dia.”

Tahun demi tahun pun berlalu, Thomas dididik dan dibimbing ibunya sendiri. Ibunya membelikannya buku-buku, membawanya ke para pakar ilmu pengetahuan di masa itu, pun mencarikan segala buku yang bisa menjawab rasa keingintahuan Thomas yang menggebu-gebu.

Ibunya terus mendampingi Thomas menuju kesuksesannya.  Sampai akhirnya ibunya wafat. Suatu hari Thomas sedang berkemas barang-barang kuno miliknya dan menemukan secarik kertas. Dibacanya kertas tersebut. Betapa terkejutnya Thomas setelah tahu isi surat yang diberikan gurunya dulu.

“Anak anda itu IDIOT. Sekolah kami tak mau menampungnya lagi!.”

Thomas menangis selama berjam-jam membaca tulisan tersebut. Kemudian menulis di diary nya.

“Thomas adalah anak IDIOT, yang oleh ibunya yang hebat, menjadi orang PALING JENIUS di abadnya.”

***

Saya berkali-kali membaca kisah ini dan berkali-kali pula merasa kagum akan kisah heroik ibu penemu bola lampu ini. Betapa peran ibu begitu berarti. Betapa pilihan kata yang terucap dari seorang ibu layaknya busur panah yang tepat mengenai sasaran yang dilewati. Betapa ucapan seorang ibu mampu membangkitkan rasa percaya diri.

Dari Ibu Nancy, saya belajar bahwa seorang ibu adalah pahlawan bagi anak-anaknya. Saat semua orang menghina. Saat semua orang menganggap ide yang ada begitu gila. Saat keingintahuan membuncah tak terperdaya. Saat itulah seorang ibu hadir menawarkan oase kasih sayang dan semangat yang menggelegarkan sukma.

Dari Ibu Nancy, saya belajar bahwa tak perlulah anak kita punya pendukung sebanyak buih di lautan samudra. Asal anak kita punya ibu yang super percaya kemampuan anaknya, anak kita pasti mampu menjadi segala hal yang ada dalam impiannya.

Dari Ibu Nancy, saya belajar bahwa sebaik-baik pendidik dan pahlawan bagi anak-anaknya adalah seorang ibu yang menggelorakan semangat besar di dada dalam mencapai impian paling mustahil sekalipun untuk menjadi nyata.

Ya.

Every mother is a hero.

So, moms, let’s rock the world and become a hero

Penulis : Novika Amelia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here